syaikhona-kholil-bangkalan-diusulkan-jadi-pahlawan-nasional-1

Syaikhona Kholil Bangkalan Diusulkan Siap Pahlawan Nasional

Bonus harian di Keluaran SDY 2020 – 2021.

Jakarta, CNN Indonesia —

Tokoh ustaz asal Bangkalan, Madura , mendiang Syaikhona Muhammad Kholil diusulkan mendapat gelar pahlawan nasional . Ia dinilai menjadi simpul dari pergerakan Islam Nusantara dan penguatan nasionalisme di abad 1800-an.

Syaikhona Kholil dianggap berkontribusi dalam kegiatan nasionalisme dengan aktif memberdayakan masyarakat dalam bidang petunjuk, pendidikan, sosial kemasyarakatan & politik.

Peristiwa itu kemudian menjadi penggesek utama para santri menimbulkan kesadaran politik dan jejaring Islam, yang kemudian menjadi embrio lahirnya gerakan kultural untuk memerangi kolonialisme pada Nusantara.


“Syaikhona Kholil menjadi bercak sentral penempaan dan pendidikan para calon pejuang dan pahlawan. Hal ini tak terbantahkan dalam fakta cerita, ” kata Ketua Tim Kajian Akademik dan Biografi Syaikhona Kholil, Dr Muhaimin, di Surabaya, akhir pekan.

Santri-santri binaan Syaikhona Kholil hampir seluruhnya menjadi pejuang. Beberapa di antaranya merupakan KH Hasyim Asy’ari, KH Wahab Hasbullah dan KH Bisri Syamsuri. Atas pemikiran Syaikhona Kholil dan restunya, ketiganya kemudian mendirikan Nahdlatul Ulama. Dua nama perdana juga telah ditetapkan menjelma pahlawan nasional.

“Santri-santri alumni didikan Syaikhona Kholil Bangkalan lah yang menerjemahkan pemikiran dan gerakan sang guru, ” sekapur dia.

Tawaran gelar pahlawan nasional untuk Syaikhona Kholil ini salah satunya juga diutarakan sebab Partai Nasional Demokrat (NasDem). NasDem ingin pemerintah memberikan penghargaan bagi guru para-para pahlawan tersebut.

Ketua Bidang Agama & Masyarakat Adat DPP Kelompok NasDem, Hasan Aminuddin mengutarakan usulan gelar pahlawan untuk Syaikhona Kholil ini telah dicetuskan oleh NasDem 10 tahun lalu. Sebagaimana rencana Surya Paloh.

“Pak Surya berpesan, saatnya beliau ini, almarhum itu kita angkat, Mas Hasan. [Syaikhona Kholil] kita perjuangkan, menjadi pahlawan nasional, ” kata Hasan, sebutan Mantan Bupati Probolinggo tersebut.

Melalui perwakilannya di DPR RI & MPR RI, NasDem kendati telah resmi mengusulkan tanda Syaikhona Kholil ke Departemen Sosial untuk segera memperoleh gelar pahlawan. Hal itu mulai dilakukan sejak 2019 silam.

“Berdasarkan aspirasi yang cukup berpengaruh, dan sejarah membuktikan, bahwa Syaikhona Kholil ini gurunya para pahlawan dan gurunya para wali, ” ucapnya.

Sejarah, kata dia, sudah membuktikan, bahwa tidak sedikit para kiai dan jongos pondok pesantren di Jawa Timur dan Jawa Pusat, adalah santri Syaikhona Kholil.

Keluarga Syaikhona Kholil, kata dia, dasar tak mengharap gelar itu. Namun bagi pihaknya negara harus tetap menganugerahkan nama pahlawan nasional, sebagai wujud penghargaan terhadap tokoh yang telah berjasa bagi keturunan ini.

“Keluarga Bani dan Duriyah Syaikhona Kholil sebenarnya tidak butuh gelar pahlawan, semestinya negeri berkewajiban memberikan gelar pahlawan kepada warga bangsa dengan banyak tanamannya terhadap cerita kemerdekaan di negeri ini, ” ucapnya.

Selain itu, ajaran Syaikhona Kholil, juga telah menyampaikan kontribusi Indonesia sampai hari ini. Ajarannya adalah, ‘Hubbul Wathan Minal Iman’, cinta negeri bagian dari pada Iman.

Sampai saat ini tercatat barubada 9 Tokoh NU yang mendapatkan gelar pahlawan nasional. Antara lain KH Hasyim Asyari, KH Abdul Wahid Hasyim, KH Zainul Arifin, KH Zainal Musthafa, KH Idham Chalid, KH Abdul Wahab Chasbullah, KH As’ad Syamsul Arifin, KH Syam’un dan KH Masykur.

(frd/ain)

[Gambas:Video CNN]