Sejak Tol Pekanbaru-Dumai Beroperasi Ada 35 Kasus Kecelakaan

Sejak Tol Pekanbaru-Dumai Beroperasi Ada 35 Kasus Kecelakaan

Promo menarik pada undian Data SGP 2020 – 2021.

Jakarta, CNN Indonesia —

Kepolisian Daerah Riau menyatakan sudah  puluhan kasus kecelakaan lalu lintas terjadi di jalan Tol Pekanbaru-Dumai, sejak ruas tol Trans Sumatera itu beroperasi pada Sept 2020.

“Sejak dibuka akhir September hingga kini, telah terjadi 35 kali kasus kecelakaan dengan berbagai kronologis. Di antaranya bulan Oktober ada 11 fall, November 14 kasus, dan bulan Desember hingga kini ada ten kali kasus kecelakaan, ” kata Kepala Bidang Humas Polda Riau, Kombes Pol Sunarto, Pekanbaru, Sabtu (26/12) seperti dilansir dari Antara .

Ia menjelaskan dari 35 kasus tersebut korban yang mengalami luka ringan ada thirteen orang. Kemudian korban yang luka berat ada lima orang, lalu korban meninggal dunia sudah ada empat orang. Penyebab kecelakaan selanjutnya lintas, menurutnya ada berbagai macam penyebab, mulai dari pecah ban dan yang paling banyak akibat kelalaian pengemudi.


“Ada penyebabnya pecah ban, beberapa akibat ‘human error’ karena kurang kehati-hatian dan kurang waspada pengendara, ” tutur Sunarto.

Sementara itu, PT Hutama Karya (HK) selaku pengelola  Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) mencatat 80. 978 kendaraan telah melintas di sarana tol tersebut pada hari mulailah libur Natal dan Tahun Baru 2020/2021.

Direktur Operasi I Hutama Karya Suroto mengatakan Lalu Lintas Harian Rata-rata (LHR) kendaraan yang melintas di JTTS mengalami peningkatan hingga 40 persen dibanding kondisi normal.

“Jumlah LHR di momen Natal-Tahun Baru ini mengalami kenaikan twenty two. 987 kendaraan dari 57. 991 kendaraan LHR normal sebelum Natal-Tahun Baru, menjadi 80. 978 kendaraan. Adapun ruas tol di JTTS yang menyumbang LHR tertinggi yakni Tol Bakter dengan jumlah LHR sebanyak 39. 174 kendaraan, inch kata Suroto, Jakarta,   Kamis (24/12).

Angka tersebut merupakan akumulasi LHR kendaraan yg masuk melalui Gerbang Tol (GT) Bakauheni Selatan di ruas Bakauheni – Terbanggi Besar, GT Terbanggi Besar di ruas Terbanggi Tidak kecil – Pematang Panggang – Kayu Agung, GT Palembang di ruas Palembang – Indralaya, GT Pekanbaru di ruas Pekanbaru – Dumai, dan GT Blang Bintang di ruas Sigli – Banda Aceh Seksi 4 pada hari Rabu (23/12).

Suroto menyampaikan jika dibanding dengan momen yang sama pada tahun lalu, LHR di seluruh ruas tol Hutama Karya khususnya pada JTTS mengalami penurunan.

“Di tahun ini Hutama Karya juga telah mengoperasikan 2 ruas tol baru di Aceh serta Riau. Oleh karena itu meski masih berada dalam situasi pandemi Covid-19, Hutama Karya tetap meraih menjaga tren peningkatan LHR kendaraan yang melintas. Kami melihat puncak kendaraan yang melintas adalah hari ini Kamis (24/12) pukul 12. 00 tadi mengingat ini adalah hari libur pertama di momen Natal-Tahun Baru, ” katanya.

Meski perusahaan mendukung titah pemerintah untuk tetap di rumah saja, namun pihaknya berkomitmen buat memberikan pelayanan optimal dengan menonjolkan keselamatan dan kenyamanan bagi pemilik jalan tol yang tetap harus berpergian.

Untuk itu pihaknya memutuskan mengoperasikan secara fungsional Jalan Tol Medan – Binjai Seksi 1 (Tanjung Mulia — Marelan – Helvetia) Segmen Tanjung Mulia – Marelan sepanjang four, 2 km pada hari Rabu (23/12) dan ruas Sigli — Banda Aceh Seksi 3 (Jantho – Indrapuri) sepanjang 16 km pada Kamis (24/12) tanpa pengenaan tarif.

“Setelah diaplikasikan Uji Laik Fungsi (ULF) dalam masing-masing ruas tersebut akhirnya diputuskan untuk membuka jalur tersebut selama momen libur Natal-Tahun Baru sesuai arahan dari Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) melalui Surat Terkait Pelaksanaan Jalur Fungsional Jalan Tol pada Libur Natal 2020 lalu Tahun Baru 2021, ” ujar Suroto.

Adapun kedua jalur fungsional tersebut akan dibuka sampai dengan hari Senin (4/1) pukul 18. 00 WIB dengan masa operasional 24 jam dalam ruas Medan – Binjai Seksi 1 (Tanjung Mulia – Marelan – Helvetia) dan masa operasional 12 jam pada ruas Sigli – Banda Aceh Seksi three or more (Jantho – Indrapuri) dari pukul 06. 00 WIB hingga eighteen. 00 WIB.

“Meskipun belum dikenakan tarif, pengguna jalan tetap harus melakukan tapping kartu uang elektronik untuk dapat melintas di Seksi 3 (Jantho – Indrapuri) ini, jadi kami mengimbau kepada pengguna jalan untuk mengecek kartu uang elektroniknya terlebih dahulu sebelum melintas, ” kata Suroto.

(Antara/kid)

[Gambas:Video CNN]