realisasi-anggaran-minim-dpr-ancam-evaluasi-kementan-1

Realisasi Anggaran Minim, DPR Ancam Evaluasi Kementan

Dapatkan promo member baru Pengeluaran SDY 2020 – 2021.

Jakarta, CNN Indonesia —

Ketua Bayaran IV DPR RI Sudin mengancam hendak melakukan evaluasi terhadap bagian kerja di Kementerian Pertanian , buntut dari rendahnya serapan anggaran kementerian tersebut.

Sudin menyoroti serapan pagu anggaran di berbagai Direktorat Jenderal Kementan yang sedang di bawah 20 upah per awal Juni 2021. Meski capaian belum me kontrak outstanding, namun ia menilai capaian jauh dari memuaskan.

Outstanding kontrak kan hanya Kamu dan Tuhan saja dengan tahu. Saya yakin dalam bawah 20 persen segenap (serapan). Ini sudah Juni loh saya ingatkan. Belakang kami evaluasi saja lah Agustus. Anggota setuju sungguh, ” kata Sudin pada rapat dengar pendapat (RDP), Rabu (2/6).


Di kesempatan itu disampaikan capaian per unit kerja. Direktorat Tanaman Pangan mencatat realisasi anggaran terserap hanya sejumlah 12, 8 persen secara outstanding kontrak berjalan 16 persen.

Kemudian Direktorat Jenderal Hortikultura Kementan juga menyatakan serapan hanya di kisaran 13 obat jerih dengan nilai outstanding 13 persen. Senada, Direktorat Medium dan Prasarana Pertanian Kementan per awal Juni cuma mampu menyerap 15, 96 persen anggaran.

Adapun beberapa unit kerja yang memiliki serapan dalam atas 30 persen ialah Badan Penelitian dan Perluasan Pertanian (Balitbang) menyerap 32, 4 persen untuk kurun sama. Kemudian, Badan Karantina Pertanian dengan capaian 35, 03 persen. Lalu, Badan Ketahanan Pangan dengan catatan 44, 6 persen.

“Saya kira ini peringatan sebab kami mengingat sudah mendalam Juni. Saya lihat ada beberapa Direktorat Jenderal yang masih di bawah 30 persen baik realisasi serta tahapan kontraknya, ” sekapur Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Budisatrio Djiwandono menambahkan.

Sebagai informasi, pagu anggaran Kementan untuk tahun ini sejumlah Rp21, 83 triliun.

Komposisi anggaran tersebut dibagi per-eselon yang meliputi, Sekretariat Jenderal (Sekjen) sejumlah Rp1, 7 triliun. Inspektorat Jenderal (Irjen) sebesar Rp164 miliar. Direktorat Jenderal Tumbuhan Pangan Rp4, 91 triliun dan Direktorat Jenderal Hortikultura sebanyak Rp1, 14 triliun.

Kemudian ada juga anggaran pada Direktorat Jenderal Perkebunan yang mencapai Rp1, 61 triliun, Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan tubuh Hewan Rp2, 13 triliun, Direktorat Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian sebanyak Rp5, 27 triliun, Badan Ketahanan Pangan Rp767 miliar, serta Badan Karantina Pertanian sebesar Rp1, 11 triliun.

[Gambas:Video CNN]

(wel/age)