polisi-tambah-pos-penyekatan-bekasi-buntut-dijebol-pemudik-1

Petugas Tambah Pos Penyekatan Bekasi Buntut Dijebol Pemudik

Jackpot hari ini Result SGP 2020 – 2021.

Jakarta, CNN Nusantara —

Polda Metro Jaya bakal menaikkan jumlah pos penyekatan di Kedungwaringin, Bekasi buntut menumpuknya pemudik pada masa  larangan mudik yang berlaku sejak enam Mei hingga 17 Mei mendatang.

Di Minggu (9/5) malam kemarin, polisi akhirnya meloloskan para pemudik di pos pembatasan Kedungwaringin lantaran antrean kendaraan sudah terlalu panjang.

“Sekitar 1. 000 lebih pesepeda motor dengan tanpa mengindahkan petugas dengan melakukan penyekatan, kemudian mereka berhasil menerobos untuk mampu mudik, ” kata Kabid Humas Polda Metro Hebat Kombes Yusri Yunus pada kantornya, Senin (10/5).


Menyikapi peristiwa tersebut, cakap Yusri, Polri bersama TNI dan pemerintah daerah biar menambah kekuatan personel buat melakukan penyekatan.

Cara lainnya, lanjut Yusri, dengan menambah jumlah pangkalan penyekatan di lokasi itu sehingga bisa mengurangi antrean kendaraan saat sedang penelitian dokumen.

“Kami akan menambah pos-pos pembatasan, bukan kami atau petugas dalam hal ini buat menyiksa, tapi ini ialah upaya untuk secara kemanusiaan, operasi kemanusiaan yang kita dilakukan, ” ucap Yusri.

“Tambah personel, tambah penyekatan. Jadi setiap masuk tiap 3km belakang ada penyekatan, atau bagi 5km ada penyekatan, disekat-sekat, ” imbuhnya.

Lebih lanjut, Yusri meminta kepada masyarakat untuk tak memaksakan mudik dan mengikuti anjuran pemerintah. Apalagi, saat ini pandemi virus corona masih terjadi di Nusantara.

“Kejadian kemarin cukup yang terakhir, saya akan berupaya semaksimal jadi menyadarkan masyarakat untuk awak putarbalik karena ini operasi kemanusiaan untuk menekan nilai positif Covid-19. Jangan menjelma India kedua negara kita ini, ” tuturnya.

Sebelumnya, polisi meloloskan pemudik yang melintas di pos penyekatan Kedungwaringin, Bekasi lantaran kepadatan antrean kendaraan.

Kapolres Metro Bekasi Kombes Hendra Gunawan menyebut pihaknya telah berkoordinasi aparat kepolisian di daerah lain terkait keputusan tersebut. Dengan begitu, pemudik tetap akan disekat ketika sudah tiba di daerah lain.

“Karena ini terlalu padat dan juga kondisinya tak terlalu kondusif sehingga dengan diskresi ambil kebijakan untuk dilepas, ” kata Hendra kepada wartawan.

Disampaikan Hendra, pihaknya pula telah menambah personel yang bertugas di pos pembatasan Kedungwaringin. Tujuannya, agar metode pemeriksaan bisa dilakukan lebih cepat.

“Kita tambah sekitar total sekitar 150an dan kita telah minta penambahan dari polda sekitar 1 pleton, kemudian dari beberapa pos penyekatan yang ada kita mengambil beberapa, mungkin sekitar 150-200 orang, ” tuturnya.

(dis/pris)

[Gambas:Video CNN]