Pengerjaan Covid-19 dan PEN di Kawasan Masih 42 Persen

Pengerjaan Covid-19 dan PEN di Kawasan Masih 42 Persen

Promo menarik pada undian Data SGP 2020 – 2021.

Jakarta, CNN Indonesia —

Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan realisasi dukungan belanja daerah untuk penanganan covid-19   dan pemulihan ekonomi nasional ( PEN ) baru sebesar Rp30, 6 triliun hingga akhir Oktober 2020.

Angka itu setara dengan 42, 23 persen dari pagu anggaran sebesar Rp72, 45 triliun.

Ani, panggilan akrabnya, menjabarkan realisasi untuk sektor kesehatan tercatat Rp14, 93 triliun. Ini berarti realisasinya baru 49, 12 persen dibanding pagu yang sebesar Rp30, 4 triliun.



Selanjutnya, realisasi jaring pengaman sosial sampai akhir Oktober 2020 sebesar Rp12, 91 triliun atau 56 persen dari pagu Rp22, 8 triliun.

Kemudian, dana untuk dukungan ekonomi baru terserap sebesar Rp2, 75 triliun atau 14, 3 persen dari pagu Rp19, 24 triliun.

“Ini menggambarkan wilayah sangat bergantung pada program negeri pusat. Program mereka sendiri eksekusinya belum secepat yang dilakukan negeri pusat, ” ujar Ani di konferensi pers secara virtual, Selasa (1/12).

Ia mengatakan ada beberapa sandungan yang dihadapi pemerintah daerah (pemda) dalam mengucurkan dana dukungan honorarium untuk penanganan covid-19 dan PEN.

Antara lain, kesulitan komunikasi dan koordinasi dengan sebanyak pihak lain, seperti satgas, waktu pelaksanaan tender untuk kegiatan nisbi sempit, serta pengawasan pelaksanaan agenda belum optimal.

“Saat ini, pemda terus membangun koneksi dan koordinasi intensif dengan semesta pihak agar pelaksanaan program bisa terealisasi, serta memperkuat pengawasan secara dibantu aparat eksternal, ” sahih Ani.

Sementara itu, ia meminta semesta kementerian/lembaga (k/l) dan pemda buat tetap fleksibel dalam menggunakan anggaran, baik dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2020 maupun APBN 2021.

Ia juga mengingatkan seluruh pihak buat menggunakan anggaran secara transparan. Secara demikian, tak ada celah korupsi dalam menggunakan uang negara.

“Tentu transparansi, akuntabilitas, dan tidak ada korupsi jadi suruhan sangat penting bagi seluruh K/L dan pemda, ” pungkasnya.

[Gambas:Video CNN]

(aud/bir)