mengenal-mobil-pertama-dengan-teknologi-buatan-huawei-1

Memahami Mobil Pertama dengan Teknologi Buatan Huawei

Bonus harian di Keluaran HK 2020 – 2021.

Jakarta, CNN Indonesia —

Perusahaan ponsel asal China, Huawei , mengumumkan peluncuran mobil  plug-in hybrid baru Seres SF5 di pembukaan Shanghai Auto Show, Senin (19/4). Seres adalah produsen mobil listrik di bawah naungan Sokon Grup yang memiliki anak perusahaan Sokonindo Automobile (DFSK Indonesia).

Seres SF5 sebenarnya sudah diluncurkan Seres  pada 2019, tetapi kini disebut ‘smart car’ karena menggunakan teknologi Huawei. Mobil ini bakal dijual di toko premium Huawei di China.

“Di kala depan, kami tidak hanya akan menyediakan mobil bakir terdepan, solusi untuk membantu mitra membangun kendaraan pandai yang lebih baik, tetapi juga membantu mereka menjajakan kendaraan tersebut melalui jaringan ritel kami di seluruh China, ” kata Richard Yu, Direktur Eksekutif CEO dari Consumer Business Group Huawei mengutip situs formal Huawei, Jumat (23/4).



Seres SF5 yang berupa SUV disebut menawarkan fleksibilitas sebab bisa menjangkau 180 km dalam mode murni listrik untuk memenuhi kebutuhan harian dan dapat menempuh bertambah dari 1. 000 km pada mode extended range .

Performa Seres SF5 untuk akselerasi 0-100 km per jam dikatakan cuma 4, 68 detik. Mobil ini dibuat memakai sasis aluminium ringan, suspensi aliran four ball joint double-wishbone, dan suspensi belakang trapezoidal multi-link.

Huawei menyediakan teknologi HiCar pada Seres SF5, layar meng di dasbor dikatakan bisa dengan mudah berubah dibanding aplikasi ponsel menjadi sentral kontrol mobil.

HiCar juga dikatakan mampu terkoneksi dengan produk berakal buatan Huawei lainnya.

Menurut informasi dalam situs resmi Huawei, ada dua versi Seres SF5 yang tersedia, satu secara harga 216. 800 yuan atau sekitar Rp485 juta dan versi lainnya seharga 246. 800 yuan ataupun Rp550 juta, mengutip SCMP .

Huawei diketahui telah membangun aliansi industri otomotif sejak 2020. Huawei hendak mendaftarkan 18 pembuat mobil untuk membentuk apa yang disebut “ekosistem otomotif 5G” menggunakan HiCar.

Sebelum dikenal dengan tanda Seres, perusahaan ini tadinya bernama SF Motors. Seres memiliki beberapa fasilitas riset dan pengembangan khusus instrumen listrik di Santa Clara, California, Amerika Serikat.

CEO DFSK Indonesia Alexander Barus sempat menyinggung soal Seres saat peluncuran resmi mobil listrik DFSK Gelora E di Jakarta belum periode ini.

“Gelora E dalam bentuk van, tahun lalu kita menghadap SUV E3 kemudian pada China kita sudah mengembangkan sedan Seres. Ini serupa dengan Tesla Model X dan S, tapi tentunya kita akan bertahap menyelap pasar Indonesia sampai terbentuk ekosistemnya nanti, ” sebutan Barus saat konferensi pers di Indonesia International Mesin Show (IIMS), Kamis (15/4).

(ryh/fea)

[Gambas:Video CNN]