Kejadian Obat Corona, Polisi Ancam Jemput Paksa Hadi Pranoto

Kejadian Obat Corona, Polisi Ancam Jemput Paksa Hadi Pranoto

Jakarta, CNN Indonesia —

Penyidik Ditreskrimsus Polda Metro Jaya kembali mengagendakan pemeriksaan terhadap Hadi Pranoto   selaku terlapor dalam laporan dugaan berita bohong atau hoaks tentang  obat herbal Covid-19. Polisi akan menjemput paksa Hadi bila kembali tak memenuhi seruan pemeriksaan.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus mengatakan pemeriksaan itu diagendakan pada pekan ini. Namun, belum diketahui  kepastian waktu pemeriksaan  Hadi. Saat ini penyidik masih berkoordinasi dengan pihak pengacara Hadi.

“Minggu ini kita jadwalkan untuk HP (Hadi  Pranoto) tersebut. Kami masih menunggu koordinasi dari pengacaranya minggu ini untuk membawa HP, ” kata Yusri pada wartawan, Selasa (8/9).


Disampaikan Yusri, prospek Hadi akan dijemput paksa, sebab tak ada lagi pemanggilan ke-3 terhadap Hadi.

“Akan kita ultimatum nanti. Karena dalam aturan pemanggilan ketiga yang adalah  surat izin membawa, ” kata Yusri.

Hadi Pranoto dan musisi Erdian Aji Prihartanto alias Anji  dilaporkan oleh Kepala Umum Cyber Indonesia, Muannas Alaidid terkait video klaim obat herbal corona.

Laporan itu teregister dengan nomor LP/4358/VIII/YAN. dua. 5/2020/SPKT PMJ tanggal 3 Agustus 2020.

Pada 10 Agustus lalu, Anji telah bertambah dulu memenuhi panggilan penyidik untuk dimintai klarifikasi sebagai terlapor. Pada pemeriksaan yang berlangsung selama 10 jam itu, Anji dicecar 45 pertanyaan oleh penyidik.

Sedangkan Hadi, sempat dijadwalkan buat diperiksa pada 13 Agustus. Tetapi, yang bersangkutan halangan hadir secara alasan sakit.

Di 24 Agustus, Hadi kembali dijadwalkan untuk diperiksa. Dia sempat datang ke Polda Metro Jaya, tetapi kembali meminta penundaan pemeriksaan dengan alasan kondisinya masih belum bugar.

(dis/ugo)

[Gambas:Video CNN]