Bagian TNI Dikeroyok di Sumedang, Polisi Amankan Lima Orang

Bagian TNI Dikeroyok di Sumedang, Polisi Amankan Lima Orang

Jakarta, CNN Indonesia —

Polisi   mengamankan lima orang diduga berkaitan dengan insiden pengeroyokan anggota TNI , Muhammad Ashrul di Sumedang, Bandung, Jawa Barat pada Jumat (6/10).

Kapolres Sumedang, AKBP Eko Prasetyo Robbiyanto belum menjelaskan lebih lanjut terkait secara status hukum ataupun identitas dibanding lima orang yang ditangkap itu.

“Lima orang sudah kami amankan, sekarang sedang proses pemeriksaan, ” sirih Eko saat dikonfirmasi CNNIndonesia. com , Senin (9/11).


Menurut Eko, hingga saat ini kepolisian masih melangsungkan pendalaman terkait dengan sejumlah peristiwa terhadap para pihak yang ditangkap. Oleh sebab itu, kata tempat, belum tentu lima orang yang diamankan itu menjadi tersangka nantinya.

Nantinya, kata Eko, pihak kepolisian akan melakukan konvensi pers tersendiri untuk menjelaskan secara rinci mengenai insiden pengeroyokan tersebut.

“Belum tentu semua terbukti melakukan pengeroyokan tersebut, ” ucap dia.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, pengeroyokan terhadap anggota TNI dibanding Yonif 301/PKS, Muhammad Ashrul terjadi lantaran dirinya tak sengaja menyerempet pengendara motor yang ada di sebelahnya.

Ashrul yang mengendarai mobil Ayla kemudian diadang oleh sekelompok orang yang mengendarai motor dan langsung mengeroyok dirinya. Kejadian yang diduga berawal lantaran insiden lalu lintas itu terekam kamera dan menjadi viral pada media sosial.

Menunjuk pada salah satu unggahan yang diramaikan oleh akun @teropong. tentara di Instagram, terlihat korban sedang mengenakan celana training militer tersebut dipukul oleh salah satu orang yang tidak diketahui identitasnya tersebut.

Namun, prajurit TNI itu tidak melakukan perlawanan dan mencoba menangkis beberapa kali pukulan dari pelaku. Sempat terdengar kepala kali suara pukulan yang cukup keras dalam rekaman video viral itu.

(mjo/ain)

[Gambas:Video CNN]